My Twitter Feed

September 3, 2015

  • saham

    Saham ini sedang Di Akumulasi Bandar

    Seperti janji kami kemarin hari ini kami akan memberikan dua saham yang masuk ke dalam kategori “Akumulasi di tengah kejatuhan harga.” (saham-saham yang di akumulasi bandar namun di tengah kejatuhan harganya saat ini).  Jika anda belum membaca artikel kami kemarin, kami menyarankan untuk membaca terlebih dahulu artikel Di saat BANDAR juga NYANGKUT. sehingga anda dapat memahami lebih dalam mengenai konsep ‘bandar nyangkut’ ini. Namun untuk mencegah terlalu banyaknya ‘penumpang’ gelap, yang berpotensi mengganggu proses akumulasi yang sedang dilakukan market maker, kami dengan sengaja tidak memberikan nama saham yang akan kami bahas tersebut. Jadi rekan-rekan pembaca sekalian dimohon untuk mencocokan sendiri…

  • bandar nyangkut small

    Di saat BANDAR juga NYANGKUT !!

    Market sedang terkoreksi, IHSG sedang bearish, harga saham-saham berjatuhan, yang semula sudah murah sekarang tambah murah lagi. Sebagai investor ritel tidak banyak yang bisa kita lakukan dalam kondisi market seperti ini, jika anda cukup lihai dalam trading jangka pendek, peluang “buy on panic market” memang selalu ada, namun terkadang hasil repot-repot trading sepanjang hari di depan monitor mengendalikan emosi dan rasa takut tersebut bahkan tidak lebih baik dibanding kita hanya duduk tenang memegang cash, dan mengamati harga-harga saham terus berjatuhan. Sementara di sudut yang lain masa koreksi seperti ini adalah masa yang sulit bagi para Market Maker atau bandar, karena…

  • JUALAN

    Asing Sudah Jualan, What Next ?!

    Minggu lalu pada sesi penutupan sesi 1 hari Senin, kami menuliskan analisa yang paling banyak dibaca sepanjang minggu lalu, yang berjudulu PANIC (gak bisa) SELLING. Pada saat itu IHSG sedang dalam posisi -5% lebih dan dana asing yang keluar hanya sebesar 150M. Melihat penurunan yang tidak sebanding dengan outflow dana asing tersebut, kami langsung meyakini bahwa investor asing sudah tidak bisa jualan dalam kondisi kepanikan seperti yang terjadi saat itu. Pada hari tersebut indeks China sudah turun 7%, memberikan kepanikan di seluruh indeks dunia. Namun 5 hari perdaganan sudah berlalu, diawali dengan sentimen buyback pemerintah, lalu rebound indeks dunia, kepanikan…

  • rebound

    Sanggupkah Indeks Dunia Kembali Naik ?

    Ketika indeks dunia sedang bergejolak, emosi para trader umumnya akan ikut bergejolak, 2 minggu lalu kondisi market dipenuhi dengan kekhawatiran munculnya krisis ekonomi dunia. Namun rebound indeks dunia minggu lalu membuat market kembali optimis bahwa buttom market sudah berhasil dicapai. Namun komentar salah satu petinggi the fed weekend lalu dengan seketika membuat market kembali khawatir bahwa the fed akan jadi menaikan suku bunga bulan ini langsung mendatangkan kekhawatiran baru minggu ini. Mari kita melihat kondisi indeks dunia pada penutupan minggu lalu dan bagaimana prediksi market minggu ini.

  • BANDARMOLOGI JKT

    Bandarmologi Workshop Jakarta

    Ketika IHSG jatuh, saham-saham mengalami koreksi, mayoritas investor ritel akan berada dalam posisi nyangkut dan menderita kerugian yang besar, dalam kondisi tersebut, Bandar akan mengalami kesulitan untuk menjual saham yang mereka miliki atau kelola. Sementara di sisi lain pelambatan ekonomi membuat banyak kinerja perusahaan yang anjlok membuat saham-saham menjadi mahal secara valuasi. Dalam kondisi ini Bandar akan mengalami dilema antara mencoba menahan harga saham yang dimilikinya, strategi tersebut akan dimanfaatkan oleh investor ritel untuk menjual di harga tinggi, atau malah membiarkan harganya jatuh membuat investor ritel nyangkut dan sebagian di antaranya cut loss dan membeli di harga murah. Strategi seperti…

Market Outlook & Special Report

bandar nyangkut small

Di saat BANDAR juga NYANGKUT !!

Sep 1, 2015

Market sedang terkoreksi, IHSG sedang bearish, harga saham-saham berjatuhan, yang semula sudah murah sekarang tambah murah lagi. Sebagai investor ritel tidak banyak yang bisa kita lakukan dalam kondisi market seperti ini, jika anda cukup lihai dalam trading jangka pendek, peluang “buy on panic market” memang selalu ada, namun terkadang hasil repot-repot trading sepanjang hari di depan monitor mengendalikan emosi dan rasa takut tersebut bahkan tidak lebih baik dibanding kita hanya duduk tenang memegang cash, dan mengamati harga-harga saham terus berjatuhan. Sementara di sudut yang lain masa koreksi seperti ini adalah masa yang sulit bagi para Market Maker atau bandar, karena…

JUALAN

Asing Sudah Jualan, What Next ?!

Sep 1, 2015

Minggu lalu pada sesi penutupan sesi 1 hari Senin, kami menuliskan analisa yang paling banyak dibaca sepanjang minggu lalu, yang berjudulu PANIC (gak bisa) SELLING. Pada saat itu IHSG sedang dalam posisi -5% lebih dan dana asing yang keluar hanya sebesar 150M. Melihat penurunan yang tidak sebanding dengan outflow dana asing tersebut, kami langsung meyakini bahwa investor asing sudah tidak bisa jualan dalam kondisi kepanikan seperti yang terjadi saat itu. Pada hari tersebut indeks China sudah turun 7%, memberikan kepanikan di seluruh indeks dunia. Namun 5 hari perdaganan sudah berlalu, diawali dengan sentimen buyback pemerintah, lalu rebound indeks dunia, kepanikan…

rebound

Sanggupkah Indeks Dunia Kembali Naik ?

Aug 31, 2015

Ketika indeks dunia sedang bergejolak, emosi para trader umumnya akan ikut bergejolak, 2 minggu lalu kondisi market dipenuhi dengan kekhawatiran munculnya krisis ekonomi dunia. Namun rebound indeks dunia minggu lalu membuat market kembali optimis bahwa buttom market sudah berhasil dicapai. Namun komentar salah satu petinggi the fed weekend lalu dengan seketika membuat market kembali khawatir bahwa the fed akan jadi menaikan suku bunga bulan ini langsung mendatangkan kekhawatiran baru minggu ini. Mari kita melihat kondisi indeks dunia pada penutupan minggu lalu dan bagaimana prediksi market minggu ini.

asing

ASING vs BUMN

Aug 28, 2015

Selamat Pagi… Bursa Amerika ditutup hijau tadi malam, hal ini akan memberikan angin segar untuk IHSG yang kemarin sudah naik 4%. Seperti pada analisa-analisa kami sebelumnya, meskipun dana buyback belum terdeteksi akan mulai masuk di market, namun secara Foreign Flow IHSG memang sudah seharusnya naik, karena Asing sudah dalam posisi nyangkut, dan jika dilihat kejatuhan indeks hari Senin lalu terlihat jelas daya beli investor domestic sudah sangat rendah. Namun kondisi menjadi lebih kondusif untuk investor asing ketika pemerintah mengumumkan akan diadakannya aksi buyback oleh beberapa perusahaan BUMN menjanjikan kehadiran dana segar sebesar 10T. Bagaimana arah IHSG kedepan setelah munculnya berita…

bumn buy

Mendeteksi Efek Buy Back BUMN

Aug 27, 2015

Setelah kejatuhan IHSG hari Senin lalu, pemerintah mengumumkan rencana pemerintah melakukan AKSI BUY BACK saham-saham BUMN yang harganya sudah jatuh sangat dalam. Menurut Menteri BUMN Rini Soemarno dana 10 Triliyun sudah disiapkan oleh pemerintah untuk melakukan aksi Buy Back saham-saham BUMN. Berita tersebut memberikan sentimen baik bagi IHSG, dan menjadi motor utama yang menyebabkan rebound IHSG minggu ini, dan sampai dengan akhir perdagangan Sesi 1 hari Kamis, IHSG sudah mencatat penguatan sebesar 5.14 sejak hari Senin lalu. Dana Segar sebesar 10 Triliyun dipercaya banyak pihak sanggup menahan kejatuhan indeks, namun di sisi lain seperti pembahasan kami sebelumnya Investor Asing sendiri…

Stock Focus

saham

Saham ini sedang Di Akumulasi Bandar

Seperti janji kami kemarin hari ini kami akan memberikan dua saham yang masuk ke dalam kategori “Akumulasi di tengah kejatuhan harga.” (saham-saham yang di akumulasi bandar namun di tengah kejatuhan harganya saat ini).  Jika anda belum membaca artikel kami kemarin, kami menyarankan untuk membaca terlebih dahulu artikel Di saat BANDAR juga NYANGKUT. sehingga anda dapat memahami lebih dalam mengenai konsep ‘bandar nyangkut’ ini. Namun untuk mencegah terlalu banyaknya ‘penumpang’ gelap, yang berpotensi mengganggu proses akumulasi yang sedang dilakukan market maker, kami dengan sengaja tidak memberikan nama saham yang akan kami bahas tersebut. Jadi rekan-rekan pembaca sekalian dimohon untuk mencocokan sendiri…

BBNI

Mendeteksi Aksi BuyBack BBNI

Setelah keluarnya pengumuman akan adanya buyback saham-saham BUMN oleh Menteri Rini Soemarno harga BBNI naik signifikan, hal ini mungkin dikarenakan salah satu Bank BUMN ini masuk prediksi buyback list. Tercatat bahwa BBNI naik sekitar 17.5% dibanding penutupan hari Senin lalu ketika pengumuman buyback saham BUMN keluar. Apakah ini pertanda dari buy back pemerintah?

BUY BACK SMGR

Mendeteksi Aksi BuyBack SMGR

Setelah keluarnya pengumuman akan adanya buyback saham-saham BUMN oleh Menteri Rini Soemarno harga SMGR naik signifikan, tercatat emiten Semen terbesar di Indonesia ini sudah mengalami kenaikan harga sebesar 15% sejak penutupan hari senin sampai pada perdaganan siang ini. Aksi buyback dipercaya sebagai motor kenaikan harga saham ini, dengan menggunakan Fitur Terbaru System Foreign Flow kami kita akan mencoba mendeteksi apakah aksi buy back sudah benar-benar dilakukan atau yang terjadi hanya aksi mark up investor asing karena harga SMGR sudah terlalu murah pada penutupan senin lalu.

Erafone-pada-Mega-Bazaar-Computer

Peluang dibalik turunnya harga ERAA

Sejak Layanan Saham Nyangkut kami luncurkan ada puluhan email permintaan analisa terhadap saham para pembaca yang nyangkut datang tanpa henti, sehingga sampai saat ini kami belum bisa membalas sebagain dari permintaan yang masuk. Salah satu saham yang paling banyak diminta adalah saham ERAA. Melihat banyaknya permintaan tersebut kami meemustuskan untuk share salah satu analisa yang dibuat oleh Team Research mengenai saham ini. FUNDAMENTAL VIEW PT Erajaya Swasembada Tbk Dari tahun ke tahun jumlah pengguna smartphone di dunia terus meningkat, hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Sebagai negara berpenduduk 230 juta jiwa dan dengan persentasi pengguna telepon celular yang semakin…

SMGR

FF Update – 24 Agust Sesi 1

Gap down pada pembukaan hari ini membuat UNVR kembali menembus supportnya di level 35000, dan aksi jual aksi jual asing terlihat jauh lebih kecil dibandingkan hari-hari sebelumnya.

TRAM BANTAI

Pembantaian Investor Ritel di TRAM

Minggu lalu dalam 2 artikel yang kami posting kami sudah membahas mengenai CUT LOSS BANDAR TRAM dan TRANSAKSI SEMU TRAM sejak 2013 sampai sahamnya di suspend pertengahan tahun lalu, dalam 2 artikel tersebut kami menjelaskan bahwa saham dalam kasuk-kasus tertentu terutama jika ada masalah serius pada emiten yang sahamnya dipegang oleh bandar, bandar bisa saja melakukan cut loss, hal tersebut kita lihat di saham-saham bakrie group, dan beberapa saham lain yang bahkan saat ini sudah delisting karena bangkrut. Selain itu kami juga membahas transaksi misterius yang terjadi di saham tram selama 2 tahun dimana volume perdaganan saham ini sangat besar,…

TRAM PART 2

Misteri di balik pergerakan harga TRAM

Baca terlebih dahulu Bagian Pertama dari Analisa Bandarmologi TRAM Kejatuhan harga TRAM ternyata berlangsung lebih cepat dari dugaan, Bandar saham ini kembali melanjutkan aksi cut loss besar-besaran mereka dalam perdagangan kemarin, fakta ini semakin mendatangkan kekhawatiran karena market maker saham ini tampaknya terus melakukan aksi jual rugi selagi masih banyak investor ritel yang berminat membeli saham ini. Dari pemantauan kami di berbagai sosial media sepertinya jumlah investor ritel yang menjadi korban di saham sangat besar. Harga TRAM tutup di harga 75 dalam perdagangan, dan sama seperti yang terjadi di kasus kejatuhan luar biasa di saham-saham yang lain, kata ‘investasi jangka…

TRAM COVER

Cut Loss Bandar TRAM

  Dalam beberapa bulan terakhir salah satu saham yang paling banyak dibahas di berbagai forum saham adalah saham TRADA MARITIME, dari diskusi yang terjadi di banyak sosial media, terlihat penurunan saham ini banyak memakan korban para investor ritel. Analisa Bandarmologi banyak disebut-sebut sebagai alasan banyak investor membeli saham ini, sayangnya menurut kami analisa bandarmologi yang digunakan oleh banyak investor tersebut kurang tepat. Banyak orang beranggapan bahwa kalau harganya turun terus, bagaimana bandar bisa memperoleh keuntungan… Banyak yang beranggapan bahwa banyak bandar besar ‘nyangkut’ di harga atas (1500 – 1800) sehingga membuat banyak investor ritel tidak ragu membeli saham ini di…