My Twitter Feed

May 4, 2015

News:

MEI : Prepare for the FALL -

Monday, May 4, 2015

PRO Foreign Flow WS JKT-SBY -

Saturday, May 2, 2015

Peluang untuk Keluar dari Market -

Wednesday, April 29, 2015

IHSG Berpotensi Turun Lebih Dalam -

Tuesday, April 28, 2015

Efek Negatif Jokowi Terhadap IHSG -

Tuesday, April 28, 2015

Kinerja IHSG selama 6 bulan Pemerintahan Jokowi -

Tuesday, April 21, 2015

Arah Market Minggu Ini -

Monday, April 20, 2015

USD 13.000 – Rupiah Tetap Perkasa -

Monday, March 9, 2015

Testimoni Peserta WS Bandung !! -

Monday, March 9, 2015

Seminar Basic Bandarmologi Jakarta -

Thursday, March 5, 2015

  • THE FALL

    MEI : Prepare for the FALL

    Senin lalu tanpa sebab yang terlalu jelas IHSG langsung tumbang hanya dalam waktu 3 hari IHSG yang semula ada di level 5.450an sudah terjun ke level 5.000a, sama seperti penurunan-penurunan besar lainnya yang terjadi di bursa kita, penyebanya selalu ‘asing’. Seperti kita ketahui selama 10 tahun ke belakang kinerja ekonomi Indonesia cukup baik, namun dari waktu ke waktu IHSG sering kali mengalami koreksi, dan koreksi yang terjadi umumnya disebabkan oleh dua faktor : FOREIGN INDEKS atau FOREIGN FLOW. Dalam kasus koreksi yang terjadi minggu kemarin, indeks regional tidak mengalami gejolak apa pun, indeks Amerika bahkan berhasil membentuk record tertinggi barunya,…

  • FF OFFICIAL POSTER 2015  - slide

    PRO Foreign Flow WS JKT-SBY

    Pada tahun 2010 lalu kami menciptakan Foreign Flow System yang pertama di Indonesia, pada saat itu para trader dan analis di Indonesia masih terfokus pada FA dan TA untuk melakukan analisa saham. Salah satu alasan mengapa sampai beberapa tahun yang lalu¬† mayoritas trader menggunakan Technical Analysis adalah karena pada masa itu selain data Fundamental, data harga dan volume yang terdiri dari (OPEN – HIGH – LOW – CLOSE DAN VOLUME ). Namun seiring dengan terus berkembangnya kemajuan teknologi informasi disertai kemudahan mendapatkan data yang sebelumnya tidak tersedia untuk publik, kami melihat adanya potensi dalam pengembangan analisa yang lain. Analisa itu…

  • Knife cut paper with losses

    Mengenal 2 Jenis Loss

    Pada Dasarnya loss yang kita alami saat bermain saham bisa dibedakan menjadi 2, yaitu: Kerugian yang normal Kerugian yang bisa dihindari Kerugian normal adalah kerugian yang memang tidak bisa dihindari karena ini adalah resiko dari analisa. Kerugian ini timbul dari transaksi saham yang wajar. Artinya pada saat kita memutuskan untuk membeli saham tersebut, semua kriteria dalam trading sistem kita sudah terpenuhi. Sistem kita sudah memberikan sinyal untuk masuk, semua aspek yang menjadi pra-syarat untuk kita membuka posisi sudah terpenuhi, position sizing juga sudah kita jalankan dengan benar. Money management sudah kita ikuti. Namun setelah kita membeli saham, ternyata chartnya berbalik…

  • TURUN

    Efek Negatif Jokowi Terhadap IHSG

    Tahun lalu IHSG naik secara luar bisa didorong sentimen pencalonan Jokowi sebagai presiden, saat itu para pengamat baik politik dan ekonomi percaya bahwa sosok Jokowi adalah sosok yang akan membawa perubahan ke jalan yang lebih baik. Sosok yang akan membuat negara ini mengarah ke arah yang lebih baik, menyelesaikan masalah-masalah yang selama ini dipercaya menjadi penghalang kemajuan bangsa ini untuk maju ke level yang lebih tinggi. Masalah-masalah seperti pembangunan infrastuktur, pemberantasan korupsi juga subsidi bbm. Kemenangan Jokowi di pemilu pun langsung direspon positif oleh market, IHSG naik signifikan disertai inflow dana asing yang terus memecahkan record tertingginya sepanjang sejarah. Para…

  • jokowidodo

    Kinerja IHSG selama 6 bulan Pemerintahan Jokowi

    Kemunculan Jokowi sebagai Calon Presiden di awal tahun lalu memberikan angin segar untuk IHSG, sejak awal tahun 2014 IHSG terus bergerak naik seiring dengan masa-masa pencalonan Jokowi dan proses pemilu dan pilpres. Bukan hanya itu Jokowi juga bisa dibilang Presiden pilihan Investor Asing sepanjang tahun 2014 lalu karena besarnya korelasi pencalonan Jokowi dengan Inflow dana Asing di bursa. Sepanjang tahun 2014 kita melihat bahwa setiap pristiwa penting dalam proses pencalonan Jokowi sebagai Presiden selalu diikuti dengan inflow dana asing yang besar, bahkan berita kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu direspon dengan inflow sebesar 4 Trilyun dalam sehari inflow harian yang…

Market Outlook

THE FALL

MEI : Prepare for the FALL

May 4, 2015

Senin lalu tanpa sebab yang terlalu jelas IHSG langsung tumbang hanya dalam waktu 3 hari IHSG yang semula ada di level 5.450an sudah terjun ke level 5.000a, sama seperti penurunan-penurunan besar lainnya yang terjadi di bursa kita, penyebanya selalu ‘asing’. Seperti kita ketahui selama 10 tahun ke belakang kinerja ekonomi Indonesia cukup baik, namun dari waktu ke waktu IHSG sering kali mengalami koreksi, dan koreksi yang terjadi umumnya disebabkan oleh dua faktor : FOREIGN INDEKS atau FOREIGN FLOW. Dalam kasus koreksi yang terjadi minggu kemarin, indeks regional tidak mengalami gejolak apa pun, indeks Amerika bahkan berhasil membentuk record tertinggi barunya,…

EXIT STRAT

Peluang untuk Keluar dari Market

Apr 29, 2015

Tidak ada yang menduga sebelumnya kalau minggu ini IHSG akan terkoreksi sampai ke level 5200 an hanya dalam 2 hari, IHSG sudah sejak lama bergerak tanpa mengikuti berbagai sentimen baik di dalam maupun di luar negeri membuat sedikit sekali kemungkinan untuk kita bisa keluar market pada hari Jumat lalu sebelum IHSG turun. Pada hari Senin pun tidak ada yang menduga bahwa IHSG akan terkoreksi sampai lebih dari 3%. sementara kemarin IHSG langsung dibuka dalam posisi gap down, dan bahkan menguat pada penutupan. Perdaganan 2 hari pertama minggu ini didominasi oleh aksi jual investor asing, yang secara total sudah mencatakan net…

150106094958-market-correction-1024x576

IHSG Berpotensi Turun Lebih Dalam

Apr 28, 2015

Di market jika kita melihat candle besar berwarna hitam, dan diawali dengan gap down seperti chart IHSG yang ditampilkan di atas, maka besar kemungkinan koreksi lanjutan masih akan terjadi dalam beberapa hari sampai beberapa minggu kedepan. Apalagi jika penurunan tersebut disertai dengan outflow asing sebesar lebih dari 2.1 Triliyun dalam 1 hari. Koreksi IHSG kemarin memang cukup mengejutkan karena di waktu yang sama indeks regional tidak banyak bergerak, koreksi terjadi di tengah kelesuan yang sudah terjadi di market selama sebulan terakhir, pidato Jokowi dan buruknya laporan keungan beberapa emiten dianggap sebagai penyebab penunrunan yang terjadi. Buruknya kinerja keuangan beberapa perusahaan…

Stock Pick

Shopping bags

LIST BELANJA UNTUK MINGGU DEPAN

Menurut pengamatan kami dalam beberapa tahun terakhir setelah IHSG mengalami koreksi dan saham-saham berguguran, ada 2 jenis saham yang umumnya naik sangat cepat. Pertama adalah saham-saham blue chip yang turunnya paling dalam selama terjadi koreksi IHSG, atau saham yang cenderung bertahan dan tidak mengalami koreksi ketika saham-saham lain berguguran. Untuk jenis saham yang kedua umumnya terjadi pada saham-saham yang sebelumnya mengalami kenaikan yang besar, namun kenaikannya terhenti karena IHSG dalam kondisi negatif. Sehingga membuat sahamnya bergerak sideways, dan kesempatan itu digunakan oleh para big player / bandar / investor asing untuk melakukan akumulasi di masa kepanikan IHSG.

BBRI 333

5 Alasan Kami Membeli BBRI

Dalam beberapa hari terakhir kami aktif mengumpulkan saham BBRI, saham ini memiliki potensi kenaikan yang cukup baik seiring terus membaiknya kondisi IHSG dan terusnya masuknya dana asing di bursa kita. Memadukan analisa yang umumnya kami gunakan kami menemukan 5 alasan mengapa BBRI merupakan salah satu saham blue chip yang paling menarik saat ini.

ITMG

Akumulasi Besar-Besaran ITMG

Sejak kami rekomendasikan awal Februari lalu, ITMG terus bergerak naik secara perlahan atau pasti, kenaikan seperti ini tidak pernah terjadi sejak bulan Agustus lalu ketika harganya berada di kisaran 29.000 an. Secara Technical terlihat kenaikan ini sudah mematahkan trend penurunan yang terjadi sejak bulan Agustus lalu, dan kenaikan yang saat ini terjadi telihat cukup sehat dan tidak bergerak teralalu jauh dari garis uptrendnya, sehingga potensi terjadinya technical correction karena kenaikan yang terlalu cepat juga belum terlihat sampai pergerakan kemarin, yang membuat kenaikan ini lebih menarik adalah kenaikan ini juga disertai dengan akumulasi secara Bandarmologi dan Foreign Flow yang sama baiknya.

versus

WSKT vs ITMG

Hari ini kami akan posting salah satu yang menjadi bahan research kami dalam beberapa hari terakhir, kami membandingkan 2 saham yang ada di portfolio kami, keduanya dalam kondisi yang sangat berlawanan. Saham pertama adalah WSKT, saham ini kami beli di 900an di kuartal keempat tahun lalu, sebagain besar dari saham ini sudah kami jual di 1200an namun secara luar biasa saham ini terus naik dan saat ini sudah berada di kisaran 1800an. Dalam 2 minggu terakhir saham ini tidak berhenti naik, kenaikan yang membuat hampir semua orang takut, termasuk saya sendiri. Satu saham lagi adalah ITMG, saham yang sudah beberapa…